Botol kaca yang dapat digunakan kembali

Ada botol kaca di negara saya sejak zaman kuno. Dahulu kalangan akademisi meyakini bahwa barang pecah belah sangat langka pada zaman dahulu, sehingga hanya boleh dimiliki dan digunakan oleh segelintir kalangan penguasa. Namun, penelitian terbaru percaya bahwa barang pecah belah kuno tidak sulit untuk diproduksi dan diproduksi, tetapi tidak mudah untuk diawetkan, sehingga jarang terjadi pada generasi selanjutnya. Botol kaca merupakan wadah kemasan minuman tradisional di negara saya, dan kaca juga merupakan salah satu jenis bahan kemasan dengan sejarah yang panjang. Dengan banyaknya bahan kemasan yang masuk ke pasar, wadah kaca masih menempati posisi penting dalam kemasan minuman, hal ini tidak terlepas dari karakteristik kemasannya yang tidak dapat digantikan oleh bahan kemasan lainnya.
Penggunaan kaca untuk membuat wadah pengemasan memiliki sejarah panjang, dan produksi industri skala besar dari botol dan kaleng kaca telah memakan waktu hampir seratus tahun. Sebagai wadah pengemas, botol dan kaleng kaca memiliki banyak keunggulan, seperti bahan baku melimpah, harga murah, transparansi tinggi, dan stabilitas kimiawi yang baik. Itu bernapas, tidak berubah warna, dapat dibuka dan ditutup berkali-kali, dan dapat didaur ulang dan digunakan kembali; Meskipun rapuh dan berat, botol dan kaleng kaca selalu menjadi wadah kemasan yang penting. Penggunaan botol dan kaleng kaca dalam skala besar secara bertahap membuat daur ulang dan penggunaan kembali menjadi lebih penting. Secara umum, daur ulang dan penggunaan kembali botol dan kaleng kaca lebih mudah daripada wadah kemasan yang terbuat dari bahan lain, dan hanya perlu dibersihkan sebelum digunakan kembali. Industri kaca menggunakan kaca bekas daur ulang sebagai bahan baku, yang memiliki manfaat lingkungan yang signifikan. Energi bisa dikurangi. Konsumsi 4% hingga 32%, kurangi polusi udara hingga 20%, kurangi limbah mineral hingga 50%, dan kurangi konsumsi air hingga 50%. Mulai dari melindungi lingkungan dan melindungi sumber daya, negara-negara di seluruh dunia menganjurkan daur ulang botol dan kaleng kaca.
Volume daur ulang botol kaca meningkat setiap tahun, tetapi kuantitas daur ulang ini sangat besar dan tidak dapat diukur. Menurut Asosiasi Pengemasan Kaca: Energi yang dihemat dengan mendaur ulang botol kaca dapat membuat bola lampu 100 watt menyala selama sekitar 4 jam, menjalankan komputer selama 30 menit, dan menonton program TV selama 20 menit. Oleh karena itu, daur ulang kaca adalah masalah yang sangat penting. Daur ulang botol kaca menghemat energi dan mengurangi kapasitas limbah tempat pembuangan sampah, yang dapat menyediakan lebih banyak bahan baku untuk produk lain, termasuk tentunya botol kaca. Menurut Laporan Botol Plastik Konsumen Nasional dari Dewan Produk Kimia Amerika Serikat, sekitar 2,5 miliar pon botol plastik telah didaur ulang pada tahun 2009, dengan tingkat daur ulang hanya 28%. Botol kaca daur ulang itu sederhana dan bermanfaat, sejalan dengan strategi pembangunan berkelanjutan, dapat menghemat energi dan melindungi sumber daya alam.


Waktu posting: 27 Agustus-2020